Harvesting free energy from the atmosphere  
 
Net Temperature Reduction
Pada kenyataannya, Open Space Cooling dapat menurunkan suhu lebih daripada hanya perbedaan suhu udara luar dengan suhu udara yang disuplai. Hal ini dikarenakan terjadi pertukaran udara pada saat bersamaan dengan terdorong keluarnya seluruh panas dari dalam ruangan.
Pada ilustrasi sisi kiri atas, suhu ruang kerja biasanya 2-3°C lebih tinggi daripada suhu di luar oleh karena radiasi dari atap dan dinding. Maka, suhu ruang kerja dapat dikatakan 38°C dan RH 49%.
Suhu udara yang disuplai dapat mencapai 29°C ketika kondisi suhu udara di luar 35°C dan RH 49%.
Maka dari itu penurunan suhu net adalah 38°C - 29°C = 9°C.
Ketika ruang kerja memiliki sumber panas tersendiri, seperti dalam kasus ilustrasi sisi kanan atas, suhu ruang kerja dapat mencapai 40°C @ 49%.
Dengan penjelasan yang sama di sisi kiri, peningkatan suhu/panas yang berasal dari proses manufaktur serta panas yang terpancar dari atap dan dinding, semua dapat dikurangi dengan baik melalui pertukaran udara.
Open Space Cooling bekerja dengan prinsip mengeluarkan hampir seluruh pasokan udara pada ruangan sehingga dapat menghasilkan penurunan suhu net ruang kerja yang cukup tinggi.